Panduan Memilih Sofa Bed Sesuai Kebutuhan

Perkembangan furnitur yang fokus pada fungsi dan kepraktisan sangat mendukung kondisi hunian modern saat ini. Salah satunya seperti sofa bed yang mengusung 2 fungsi yakni sofa sekaligus tempat tidur yang bisa jadi alternatif pilihan.

Maraknya hunian yang mengusung konsep minimalis dengan ruang terbatas, tentu harus diimbangi dengan pemanfaatan fungsi ruang agar lebih maksimal dan bisa menjadi solusi efektif.

Meskipun begitu Anda tidak boleh sembarangan dalam memilih sofa bed karena kebutuhan masing-masing hunian tentu berbeda-beda. Entah itu untuk kebutuhan tidur harian, menyediakan untuk tamu atau sekadar untuk bersantai saja.

Agar budget Anda tidak terbuang sia-sia karena salah pilih sofa bed, berikut ini terdapat beberapa panduan yang mungkin bisa membantu Anda menemukan produk terbaik sesuai kebutuhan.

1.Tentuan Tujuan Pembelian Sofa Bed

Apakah Anda membeli sofa bed untuk tujuan meningkatkan kualitas tidur harian, menghadirkan kenyamanan bagi tamu atau mungkin hanya untuk bermalas-malasan? Tujuan pembelian sofa bed harus ditentukan sedari awal agar pemilihannya pun tepat.

· Sofa Bed untuk Tidur Harian

Jika tujuan Anda membeli sofa bed untuk tidur harian, prioritas utama yang harus diperhatikan tentu saja dari segi kualitas dan kenyamanan. Maka dari itu, Anda harus memastikan sofa bed tidak mudah kempes dan memiliki bantalan tebal. 

Kemudian ukurannya harus sesuai dengan kasur standar pada umumnya. Selain itu, material kasir harus high density foam sehingga bisa menjaga kondisi punggung tetap dalam keadaan baik.

· Sofa Bed untuk Tamu

Jika tujuannya untuk tamu, dalam pemilihan sofa bed harus mempertimbangkan kenyamanan. Tidak harus super empuk dan berukuran sangat besar, memiliki mekanisme yang mudah dibuka tutup dan materialnya mudah dibersihkan sudah lebih dari cukup. Satu lagi, pastikan ukurannya minimal adalah 120 cm dan maksimal 160 cm saat dalam kondisi terbuka.

· Sofa Bed untuk Bersantai

Jika tujuannya untuk bersantai, sofa bed yang paling cocok adalah yang memiliki karakteristik seperti material pelapis nyaman dan adem, bantalan empuk dan kokoh serta sudut sandaran bisa diatur sesuai kebutuhan penggunanya.

2.Pahami Jenis Mekanisme yang Ditawarkan

Jenis mekanisme pada sofa bed sangat mempengaruhi kemudahan dalam penggunaan dan tingkat kenyamanan. Beberapa di antaranya seperti:

· Jenis Mekanisme Futon

Dari segi fisik, futon memiliki mekanisme yang menyerupai dengan kasur lipat. Sangat cocok untuk digunakan pada hunian dengan ruangan yang tidak terlalu luas. Bagi Anda yang tertarik dengan sofa bed simpel dan ringan, mekanisme futon layak Anda pilih.

· Jenis Mekanisme Pull Out

Mekanisme pull out biasanya memiliki ciri fisik posisi kasur yang letaknya tersembunyi di bagian bahwa dudukan. Kemudian untuk menggunakannya, Anda bisa menariknya keluar. Jenis mekanisme ini biasanya cenderung lebih stabil dan rata.

· Jenis Mekanisme Click Clack

Mekanisme ini menawarkan kemudahan dengan sekali tekan pada bagian sandaran ke belakang. Secara otomatis posisi duduk bisa berubah ke posisi tidur. Click clack sangat cocok untuk tamu atau bersantai.

3.Pilih Material Pelapis Sesuai Kebutuhan

Material pelapis mempunyai peran penting dalam menentukan tingkat kemudahan perawatan hingga faktor penentu tingkat kenyamanan. Maka dari itu, Anda sebagai pengguna harus paham betul beberapa material pelapis sofa bed. 

Di antaranya yang banyak digunakan antara lain kain polyester, katun, kulit sintetis dan velvet.

  • Kain Polyester, karakteristiknya tidak mudah kusut, mudah dibersihkan, kuat dan tahan lama.
  • Katun, karakteristiknya mudah menyerap noda, adem, nyaman dan cocok digunakan di daerah tropis.
  • Kulit Sintetis, karakteristiknya tidak menyerap cairan, mudah dibersihkan tinggal dilap dan tampilannya elegan.
  • Velvet, karakteristiknya lembut, membutuhkan perawatan ekstra, tapi dari segi tampilan mewah.

4.Lakukan Pengecekan Fisik Terutama Kaki Sofa dan Bingkainya

Letak kekuatan dan ketahanan sofa bed terdapat pada bagian kaki serta bingkainya. Untuk itu penting memilih sofa bed yang memiliki bingkai kuat berbahan baja atau kayu solid dan kaki yang mampu menahan beban berat. Di samping itu pastikan juga sistem engsel yang digunakan.

5.Sesuaikan dengan Ukuran Ruang yang Dimiliki

Pengukuran menjadi salah satu faktor penting sebelum membeli sofa bed, terlebih lagi kalau ukuran ruangannya terbatas. Beberapa ukuran yang harus Anda pastikan adalah saat kondisi sofa bed tertutup, saat dibentangkan dan dampak terhadap ruang gerak secara keseluruhan.

6.Pertimbangkan Padu Padan dengan Gaya Interior

Terakhir, untuk menunjang keselarasan ruangan, sofa bed wajib mendukung gaya interior hunian Anda. Padu padan seperti desain hingga warna wajib Anda pertimbangkan lebih lanjut.

 

Untuk mendapatkan inspirasi sofa bed minimalis dan modern, referensi koleksi dari Dekoruma mungkin bisa jadi pilihan.